Blog dan tulisan seorang ibu

Sharing is Caring

Jalan Panjang Bertemu Daikin

Published last year in Blog Contest - 0 Comments

Berasal dari Indonesia bagian tengah, membuat saya terbiasa dengan cuaca panas. Saat pertama kali datang ke Yogyakarta untuk kuliah, cuaca tentu berbeda. Berasa adem banget! Jelas dong, karena perbedaan suhu dengan tempat asal lumayan drastis. Waktu itu tahun 2000. Segala sesuatu memang berubah seiring waktu.

Nah, gimana cuaca Yogyakarta sekarang? Kalau bukan musim hujan, panasnya minta ampun. Nggak jauh beda sama kampung halaman saya. Kalo udah gini, ngadem memang pilihan paling bijak. Butuh AC berarti itu.

Perjalanan mencari AC

Pertama kali membeli AC, saya dan suami memilih merk A yang harganya lumayan menguras dompet. AC terkenal katanya. Pikiran kami saat itu, ada harga pasti ada kualitas. Dari pada beli yang murah cepat rusak, mending mahal tapi awet. Ternyata si mahal itu hanya berjasa dua tahun. Bolak balik servis dan ganti suku cadang, tetep aja nggak sembuh. Dari pada pusing, beli baru aja deh!

Tanya sana sini, kami putuskan untuk membeli merk B. Masih merk terkenal walau dengan harga sedikit dibawah merk A. Seolah belum jodoh, si B ini pun ikutan ngadat. Awalnya hanya outdoor yang suka ‘bernyanyi’. Eh nggak lama indoor pun ga mau kalah. Jadilah mereka backsound yang menyebalkan. Semua itu terjadi hanya dalam waktu kurang dari dua tahun.

Ada saudara yang kemudian menyarankan merk C. Awalnya kami ragu karena si C murmer banget. Harga mungkin tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas. Walau kami tetap percaya ada harga ada kualitas, tak ada salahnya mencoba si murmer C. Bisa ditebak, mimpi buruk terulang lagi. Kali ini diiringi tagihan listrik yang membengkak. Ampun deh!

Pusing dengan urusan AC, kami kemudian memikirkan apa sesungguhnya yang dibutuhkan dari AC. Ternyata hanya dua hal yang kami butuhkan dari setiap unit AC. Nyaman dan hemat. Itu saja. Nyaman dalam arti indoor dan outdoor tidak berisik, suhu yang relatif stabil dan kecil kemungkinan terjadi fluktuasi temperatur. Hemat dalam arti hemat energi dan daya listrik.

AC yang Nyaman & Hemat  Energi

Kami pun kemudian mencari informasi dan referensi. Tidak lupa kami intip juga review dari berbagai merk AC. Akhirnya kami ‘menemukan’ Daikin. Mengapa Daikin? Karena hanya AC Daikin yang paling nyaman dan hemat. AC Daikin unggul dalam pengaturan suhu. AC Daikin juga menjamin fluktuasi temperatur yang hampir tidak mungkin terjadi. Indoor dan outdoor? Jangan ditanya, pasti senyap.

AC Daikin juga terbukti hemat. Pulsa listrik nggak tiba-tiba hilang tanpa bekas kayak dulu lagi. Semua itu karena Daikin adalah AC hemat energi dan daya listrik. Tarikan pertamanya sepertiga lebih rendah dari AC merk lain. Tak hanya itu, pemakaian AC Daikin enam jam keatas malah semakin hemat listrik. Keren kan?

Kami sekarang sudah nggak pusing mikirin AC. Sudah ketemu Daikin, aman deh. Dari pengalaman selama ini, after sale service-nya juga oke punya. Memang sekarang belum semua AC di setiap kamar kami ganti dengan AC Daikin. Baru di kamar tidur utama dan sangat memuaskan.

Jika ada AC dikamar lain berulah, hanya Daikin pilihan kami untuk membeli penggantinya karena nyaman sekaligus hemat energi. Anak-anak kami bahkan sudah tahu, kalau AC ya Daikin!

Mau tahu keunggulan AC Daikin selengkapnya? Cek video berikut ini ya 🙂

Blog Review Daikin AC