Blog dan tulisan seorang ibu

Sharing is Caring

Muka Aspal

Published last year in Life - 0 Comments

Pernah nggak lihat foto orang di akun media sosial cantik banget. Kulit putih mulus, halus seakan tanpa noda. Hhhmmmm….alis pun tergambar rapi. Rambut tergerai indah juga tak lupa melengkapi penampilan. Saat ini kok kayaknya semua orang bisa miliki wajah ‘sempurna’ artis. Itu di media sosial lho ya! Aslinya?? Heheheheh…ketemu langsung baru bisa tahu. Ada meme yang paling saya suka. Muka itu dirawat, bukan diedit! Hahahaha… Yang jadi pertanyaan, salahkah? Tentu saja tidak. Sah-sah saja jika ingin terlihat sempurna dalam selembar foto maupun di jejaring sosial. Tidak ada yang melarang.
Saya bertanya dalam hati, mengapa orang sedemikian sukanya mengedit wajah atau tubuh agar terlihat lebih menarik? Sudah sifat dasar manusia selalu ingin diperhatikan orang lain. Banyak cara dilakukan untuk mendapatkan perhatian. Semua dilakukan semata untuk satu tujuan, yaitu pengakuan akan eksistensi diri. Menurut saya pribadi, lebih banyak wanita yang menggunakan aplikasi edit wajah di ponsel ketimbang pria. Ini pengamatan pribadi lho. Karena wanita tahu pria adalah makhluk yang dominan secara visual. Mereka jatuh cinta dari mata turun ke hati. Setuju? Apa yang dilihat oleh mata, itulah yang lebih banyak menentukan keputusan hatinya.
Disini saya nggak akan panjang lebar membahas romansa. Itu materi paling laku dikalangan jomblo. Walaupun bukan maniak aplikasi seperti itu, saya juga tidak biasa nyinyir terhadap mereka yang bermuka aspal di medsos. Hanya bertanya dalam hati. Apa yang mereka pikirkan saat ada yang komen, “iihhh cantik banget sekarang, jadi pangling.” Mungkin malah bangga kali ya. Terbukti ada yang menjawab dengan emoticon wajah malu-malu sambil bilang, “Makasiiiihhhh.” Hhhmmmmm… emang bener, jadi cantik banget di foto itu. Tapi aslinya …
Suatu ketika seorang kenalan pernah berkomentar, “Eh, pacar si A cantik banget loh! Aku lihat fotonya di medsos.” Saya hanya tersenyum sambil menjawab santai, “Kalo belum liat langsung aku ga bakalan percaya.” Dia pun mengangguk tanda setuju. Cantik ganteng memang relatif. Tapi mukjizat aplikasi edit foto ini memang menambah PD orang untuk unggah foto ke medsos. Ada satu hal lagi yang cukup menggelitik saya. Jangan-jangan, orang suka edit foto diri karena tidak percaya diri dengan apa yang dimiliki. Bahkan bisa juga tidak suka dengan dirinya sendiri. Atau mungkin ini hanya nefting saya pribadi. Entahlah…perkembangan teknologi sekarang memang hebat dan akan semakin luar biasa lagi kedepannya. Menjadi baik atau tidaknya bukan salah teknologi itu sendiri. Kita para penggunalah yang dituntut bijak. Seorang teman pernah menulis, teknologi itu ditunggangi, jika tidak kita akan ikut tenggelam didalamnya. Ini ulasan singkat saya malam ini. Ulasan yang saya buat sambil terkantuk karena batita saya yang cantik sedari siang nggak mau tidur. Main mulu, lari sana lari sini, saya pun olahraga sepanjang hari. Mari istirahatkan mata, istirahatkan pikiran, istirahatkan hati, semoga tidur malam yang berkualitas jadi milik kita sehingga besok pagi bangun lebih segar. Siap menjalani hari baru dengan semangat. Dan ingat, jalani hari dengan nyata dan asli ya..hahahhaha…