Blog dan tulisan seorang ibu

Sharing is Caring

Ojek Aman, Anak Nyaman

Published last year in Umum - 0 Comments

pixabay.com

Sebagai ibu saya tentu saja menikmati kesibukan setiap hari dengan pelbagai urusan rumah tangga. Ya suami, ya anak. Me Time? Tentu saja ada, tapi menyesuaikan sikon lah ya. Salah satu urusan domestik ibu-ibu adalah antar jemput anak sekolah. Karena punya bayi, awalnya suami yang ambil alih tugas antar jemput anak sekolah. Tapi karena satu dan lain hal, tugas tersebut tidak dapat lagi beliau lakukan. Saya pun kembali menjadi ojek cantik!

Kegiatan pulang pergi sekolah anak memang menyenangkan. Selain dapat meningkatkan kualitas kebersamaan dengan anak, saya juga bertemu dan saling berbagi informasi dengan orang tua lainnya. Walau demikian, rasa capek suka datang seenaknya tanpa nunggu diundang. Capek, bosan, ngantuk, biasanya menjadi teman karib para ortu yang ikhlas menjadi ojek cinta untuk si buah hati. Betul apa betul? Saat ada dalam situasi demikian, pastikan kita kembali pada niatan awal menjadi ojek cinta sang anak. Apa aja sih niat awal kita memutuskan antar jemput sendiri anak-anak kesekolah?

  • Quality Time dengan anak

Kedekatan dengan buah hati tak hanya bisa terbangun dirumah, di restoran, di bioskop, tapi bisa dimana saja. Termasuk saat menggunakan alat transportasi. Semuanya tergantung gimana kita membangun suasana yang menyenangkan. Pulang pergi sekolah ga perlu melulu kemrungsung kan? Bernagkat lebih awal dan nikmati perjalanan yang menyenangkan bersama anak.

  • Savety First

Keamanan disini mencakup tiga hal. Pengantar sudah pasti mampu memberi rasa aman (secara ortu sendiri kan?), yang dianterin juga pasti aman (mengurangi resiko penculikan dan pelecehan terhadap anak..iihhh ngeri kan itu?), tranportasi yang digunakan juga aman (kita pasti merawat kendaraan kita sendiri kan yaaaakkkk).

  • Ekonomis

Nih ciri khas emak-emak sedunia kan ya…kalo antar jemput sendiri otomatis gak perlu pusing mikirin bayar tukang ojek..(ini relatif lho yah)

 

Nah, setelah tiga poin diatas, ada hal lain yang gak kalah penting untuk dibahas. Saat capek, bosan dan ngantuk mendera, apa aja nih yang sebaiknya dilakukan? Tidur? Serius, mau tidur diruang tunggu sekolah anak?! Tidur di mobil, mungkin bisa tapi belum tentu nyaman kan? Apalagi kalo yang anatar jemput pake sepeda motor. Gimana caranya, coba? Berikut ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu menunggu anak pulang sekolah atau les.

  • Bincang Positif

Bincang alias ngobrol alias ngerumpi. Eitsss, kalo pake kata ngerumpi kayaknya konotasinya kurang baik ya. Bincang yang dimaksutkan disini adalah membicarakan hal-hal yang positif, saling share semangat dan hal positif yang dapat membangun pribadi yang baik untuk diri sendiri dan lawan bicara. Yakin deh, lebih banyak hal positif yang bisa diobrolin dari pada sekedar bergunjing ga jelas. Manfaat nggak, dosa iyak!

  • Hobby Time

Banyak lho hobi yang mudah dan simple dapat dilakukan dimana saja. Tentu saja bukan panjat tebing, terjun payung dan semacamnya. Membaca adalah salah satunya. Ingat untuk membawa buku-buku favorit untuk dibaca sambil mengisi waktu. Menulis juga bisa menjadi pilihan berikutnya. Laptop bahkan buku tulis bisa menjadi sarana ide cemerlang yang memang dapat muncul kapan aja.

  • Target Pasar

Ruang tunggu sekolah adalah sarangnya para orang tua terutama ibu-ibu. Nah, siapa yang biasanya menjadi sasaran empuk orang jualan? Ibu-ibu pastinya! (tergantung jenis dagangannya juga sih ya) Nah, bagi anda sekalian yang suka jualan, sok atuh. Ga usah pake malu dan gengsi, hajar ajah. Tentu perlu diingat bahwa anda tidak sedang berada di pasar, tapi di lingkungan sekolah. Jaga sikap jaga bicara ya?

  • Belajar Berorganisasi

Banyak lho kegiatan anak-anak sekolah. Disetiap kegiatan tersebut ada yang melibatkan orang tua ada yang tidak. Untuk kegiatan-kegiatan yang melibatkan ortu umumnya ada panitia yang dibentuk sementara yang bekerja menunjang tercapainya kegiatan yang sukses. Kepanitiaan ini bisa menjadi ajang kita belajar berorganisasi. Kembangkan diri, asah kemampuan dan tingkatkan sosialisasi melalui organisasi sekecil apapun lingkupnya.

 

Ojek cinta memang menyenangkan. Waktu cepat berlalu, tak akan lama lagi anda akan menjadi ojek cinta bagi si cantik dan si ganteng kesayangan. Nikmati itu, syukuri itu. Capek, bosan, ngantuk gak bakalan ada artinya saat melihat anak-anak kita tumbuh sehat, aman, nyaman dengan orang-orang yang mencintai mereka. Waktu memang bergulir dan tak akan kembali. Pastikan kita tak kehilangan setiap momen penting dalam kehidupan mereka.