Blog dan tulisan seorang ibu

Sharing is Caring

Paul Walker Versi Fast Furious

Published last year in Umum - 0 Comments

 

Dari beberapa aktor pujaan saya, ini nih yang paling saya gandrungi. Alasannya udah pasti dong ya, akting ini cowok keren dan dia menjiwai karakter di setiap film nya dengan hampir sempurna (menurut saya). Yakin nih cuma itu doang alasannya? Tentu tidak! Diatas semuanya itu, saya ngefans sama dia karena Ganteng! Wiiihhhh, makan apa emaknya dulu pas hamil dia? Paul William Walker, aktor asal Amerika Serikat yang tidak hanya terkenal karena sukses besar, tapi juga karena usianya yang terbilang tak cukup panjang untuk menjalani hidup. Sayang banget yaaaaaaa……cara meninggalnya pun ga jauh dari film yang paling membesarkan namanya, Fast Furious. OMG!

Tokoh Brian yang diperankan Paul Walker dalam Fast  Furious memang fenomenal. Apalagi saat dipasangkan dengan Mia, adik Dominic Torreto. Mereka berdua seakan menjelma menjadi pasangan paling romantis sedunia..aiiihhhhh…Gimana nggak, melewati banyak masalah tak sedikitpun mengurangi kadar cinta mereka. Sampe mau punya anak dua mereka tetap pasangan yang ‘hot’ abis… Ganteng ketemu cantik sih …aw…aw..aw…Dalam semua seri Fast Furious memang selalu mengedepankan aksi balap mobil. Tiap mobil juga dilengkapi dengan peralatan canggih. Karena daya tarik utama dari film ini adalah balap mobil, tentu saja di setiap sekuel selalu terjadi banyak kerusakan. Wah..wah…bisa dibayangkan berapa besar biaya produksi tiap seri Fast Furious. Tapi, sepertinya keuntungan yang didapat jauh melebihi biaya produksi. Terbukti ini film sudah lebih dari 7 seri (ga tau udah sampe berapa, saya baru nonton sampe Furious 7. Iihhh ketinggalan banget yah). Eh, saya bukan mau omongin soal biaya ya…Balik lagi yuk ke si ganteng Paul Walker.

Pasangan fenomenal Fast Furious Brian-Mia memang punya fans tersendiri, termasuk saya. Sosok Mia memang digambarkan bukan tipe gadis ‘nakal’. Ia adalah gadis cantik berhati lembut, penyayang, dan juga sangat disayang oleh team yang mereka sebut ‘keluarga’. Keluarga ini sekali dua kali mengalami pergantian personil karena satu dan lain hal. Walau demikian tetap saja aksi mereka sangat memukau. Brian-Mia diceritakan melewati banyak hal dan tetap mampu menjaga cinta mereka. Keduanya telah melewati banyak aksi mematikan, susah secara ekonomi, hingga akhirnya hidup bahagia. Kehadiran buah hati bahkan melengkapi ‘hidup’nya kisah cinta Brian-Mia. Duuhh…si oom Paul bisa banget ya membuat karakter Brian ini melekat dalam hati dan pikiran penontonnya. Dari seri pertama (The Fast and The Furious) Brian tampil dengan gaya khas anak muda. Masih unyu-unyu dan ganteng tentunya. Rambut keriting blondie nya keren euy! Ia adalah seorang polisi muda yang sedang tugas menyamar, yang kemudian bertemu dan jatuh cinta pada Mia. Dari sekuel pertama inilah Brian-Mia ‘dibentuk’. Jujur nih, dari semua seri Fast Furious memang yang pertama yang paling saya suka. Kenapa? Ga tauk! Hahahaha. Suka aja, suka pemainnya, suka jalan ceritanya, suka banget deh pokoknya.

Nggak ada yang nyangka si ganteng Paul akan menutup mata di usia yang masih terbilang muda. Baru kepala empat lho dia. Cara meninggalnya pun mirip dengan adegan yang selalu ia perankan dalam Fast Furious. Meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. Hadeeeehhh..hingga saat ini banyak lho yang masih belum move on dari Paul. Termasuk saya tentunya. Heheheh. Gimana mau move on, kan ga mungkin ada lagi yang persis si ganteng satu itu. Walau adik kandungnya digadang-gadangkan akan menggantikan tempat Paul, tapi dia tetap bukan Paul to? Entah katanya mirip banget mukanya kek, senyumnya kek, matanya kek, dia tetap bukan Paul. Cieeee…keliatan banget kan saya belum move on. Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada pemain lain yang sudah berjuang keras berkarya melalui Fast Furious, bagi saya akan terasa berbeda tanpa the real Brian. Siapa pun yang selanjutnya akan menjadi Brian belum tentu mampu menghidupkan legenda Brian-Mia seperti Paul. Akan tetapi saya tetap angkat topi untuk semua orang didepan dan belakang layar, yang bekerja keras membuat Fast Furious menjadi sekuel yang selalu dinanti pecintanya. Setiap serinya selalu dirindukan. Dan begitu ada kabar premier seri terbaru, penggemarnya langsung bak cacing kepanasan bela-belain antri sepanjang ular naga panjangnya demi melihat aksi para idola. Saya juga? Kali ini ga dong. Masa sama terus, sekali-kali harus beda. Saya bukan tipe yang rela menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengantri, jika hal yang dinginkan itu masih bisa saya dapatkan dengan cara lain. Menunggu dengan sabar sampai euphoria itu berlalu dan saya bisa membeli tiket dengan tenang dan nyaman. Haruskah? Iya dong, orang sabar disayang Tuhan kan? Hehehe…